Header Ads

Ad Home

Loading...

Inilah Tujuh Amalan Yang Dapat Mendatangkan Rizki

Mungkin anda pernah mendengar orang berkata bahwa “rizki setiap manusia itu tidak pernah tertukar”. Ternyata itu bukan hanya sebuah ungkapan saja, sebagai orang yang beriman kita memang harus yakin bahwa Rizki itu datang dari Allah dan Allah akan memberikannya kepada siapa yang Ia kehendaki. Kita juga harus sepenuhnya yakin jika hanya kepada Allah saja kita memohon pertolongan agar diberi kemudahan dalam menjemput Rizki. Berikut ini tujuh amalan Yang dapat Mendatangkan rizki:

1. Bertakwa kepada Allah
Allah akan kurniakan kepada kita sifat taqwa jika kita mau bermujahadah, berusaha melakukan banyak kebaikan dan istiqomah dijalan-Nya. Ada banyak kebaikan yang Allah janjikan dalam Al Quran kepada mereka yang memiliki sifat taqwa. Salahsatunya adalah melapangkan Rizki. Awal surat Al Baqarah memberikan petunjuk bagi kita tentang ciri-ciri orang yang bertaqwa. Mereka adalah orang yang menafkahkan Rizqi yang dianugrahkan kepadanya di jalan Alloh. "Alif Laam Miim.Kitab (Al Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka," (QS Al Baqarah 2:1-3)

2. Memperbanyak Istighfar
Inilah Tujuh Amalan Yang Dapat Mendatangkan Rizki
Suatu hari, Rasulullah Saw, duduk bersama beberapa sahabatnya. Lalu datanglah seorang laki-laki. Dia bertanya dan mengeluhkan kemiskinannya kepada Rasulullah , Lalu Rasulullah bersabda, ” Engkau harus beristighfar. ” Kemudian datang seorang laki-laki lainnya bertanya dan mengeluhkan sedikitnya anak. Maka Rasulullah bersabda, ” Engkau harus beristighfar. ”

Lantas seorang sahabat, Abu Hurairah r.a. bertanya, ” Ya Rasulullah, penyakitnya bermacam-macam , tapi kenapa obatnya hanya satu?” Rasulullah bersabda, ” Aku akan bacakan kepada kalian apa yang telah di sampaikan oleh Nabi Nuh kepada umatnya.”

“Maka aku katakan: mohon ampunlah kepada Tuhanmu. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan hujan lebat dari langit untukmu. Dia akan memberimu banyak harta dan anak-anak dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan (mengadakan pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai yang mengalir (di dalamnya ). Mengapa kamu tidak meletakkan harapan kepada Allah.” ( QS. Nuh ayat 10-13 ).”

Rasulullah kemudian bersabda,” Barang siapa senantiasa membaca istighfar, maka Allah menjadikan baginya jalan keluar atas setiap kesulitan yang ia derita dan Allah memberi kelapangan atas setiap kesempitannya serta Allah memberi kepadanya rizki dari arah yang tidak di sangka-sangka.” (HR. Ibnu Majah dan Abu Dawud)

3. Bersedekah
Selain membawa berkah, sedekah bisa menyuburkan harta seseorang. Ini sesuai dengan janji Allah dalam Al-Qur’an,
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha mengetahui. (QS. Al Baqarah: 261).
Ada banyak orang yang sudah mengalami kejadian luar biasa karena sedekahnya. Dalam ayat lain Allah berfirman:
"Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, akan tetapi Allah-lah yang memberi petunjuk (memberi taufik) siapa yang dikehendakiNya. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan allah), maka pahalanya itu untuk kamu sendiri. Dan janganlah kamu membelanjakan sesuatu melainkan karena mencari keridhaan Allah. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan, niscaya kamu akan diberi pahalanya dengan cukup, sedang kamu sedikit pun tidak akan dianiaya (dirugikan)." (Al-Baqarah: 272). 

4. Istiqomah melakukan shalat duha
Dalam Hadits Rasulullah Muhammad SAW, yang menceritakan tentang keutamaan shalat Dhuha, di antaranya adalah Sedekah bagi seluruh persendian tubuh manusia
Dari Abu Dzar al-Ghifari ra, ia berkata bahwa Nabi Muhammad SAW  bersabda:
“Di setiap sendiri seorang dari kamu terdapat sedekah, setiap tasbih (ucapan subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (ucapan alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan lailahaillallah) adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemungkaran adalah sedekah. Dan dua rakaat Dhuha diberi pahala” (HR Muslim).

5. Menjalin silaturahim
Memelihara hubungan silaturahim merupakan perintah Allah dan Rasul-Nya, serta wajib bagi kita untuk menjaganya dengan sebaik-baiknya.
Di antara hikmah dari memelihara hubungan silaturahim itu secara garis besar ada 2 (dua) hal penting. Sebagaimana dijelaskan dalam hadits Rasulullah saw yang bersumber dari Abu Hurairah radhiallahu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:“Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezkinya, dan ingin dipanjangkan usianya, maka hendaklah dia menyambung silaturrahmi.” (HR. Bukhari) 

Dalam hadits tersebut di atas dijelaskan tentang hikmah silaturahim, bahwa orang yang menyambung hubungan silaturahim maka Allah SWT akan memberikan kepadanya pahala kebaikan di dunia ini (selain pahala di akhirat), berupa keluasan rezki dan umur yang panjang. Semoga Allah SWT menjadikan kita umat yang selalu menjaga hubungan tali silaturahim dengan sebaik-baiknya. Amiin

6. Berdoa di akhir malam (tahaajud)
“Allah melapangkan rezeki  bagi siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkan (bagi siapa yang Dia kehendaki)…”. (QS. Ar-Ra’d [13] : 26). Rezeki merupakan salah satu rahasia Allah. Ia tidak dikalkulasi dengan nalar manusia. Seringkali ia bergerak diluar jangkauan nalar. Itulah yang disebut dengan rezeki tidak disangka-sangka. Al-Quran mengatakan, “Wayarzuqhu min haitsu la yahtasib”. (QS. Ath-Thalaq [65] : 3). Agar Allah melapangkan Rizki hendaklah selalu berdoa diwaktu yang mustajab. Waktu yang baik untuk berdoa adalah pada 1/3 malam terakhir. 

7. Memaksimalkan ikhtiar dan Tawakal kepada Allah
Maksimalkan ikhitiar dan berusahalah meraih Rizki yang halal dari Allah. Jika selama ini anda belum maksimal berikhtiar menjemput rizki, belum bekerja keras merubah keadaan maka mulai dari sekarang rubah diri anda, kuatkan azam agar usaha yang anda bangun selama ini mendapat keuntungan yang lebih, kembangkan terus dan cari peluang. Setelah ikhtiar anda sudah maksimal hendaklah bertawakal.

Imam Ahmad, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Al-Mubarak, Ibnu Hibban, Al-Hakim, Al-Qhudha’i dan Al-Baghawi meriwayatkan dari Umar bin Khatab Radhiallaahu anhu Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda: 
“Sungguh, seandainya kalian bertawakkal kepada Allah sebenar-benar tawakkal, niscaya kalian akan diberi rizki sebagaimana rizki burung-burung. Mereka berangkat pagi-pagi dalam keadaan lapar, dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang.”

Dalam hadits yang mulia ini, Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam yang berbicara dengan wahyu menjelaskan, orang yang bertawakkal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakkal, niscaya dia akan diberi rizki oleh Allah sebagaimana burung-burung diberiNya rizki. Betapa tidak demikian, karena dia telah bertawakkal kepada Dzat Yang Maha Hidup, Yang tidak pernah mati. Karena itu, barangsiapa bertawakkal kepada-Nya, niscaya Allah akan mencukupinya. Allah berfirman, yang artinya, 
“Dan barangsiapa bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (Ath-Thalaq: 3).

Powered by Blogger.